Sempat Merugi, Golden Eagle Energy Cetak Laba Rp46 Miliar di Semester I

Date: 
25 August 2021

Jakarta - Medcom.co.id : PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) mencatatkan kinerja positif di semester I-2021. Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp181 miliar, lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara bottom line, SMMT juga membukukan laba bersih sebesar Rp46 miliar dari sebelumnya mencatatkan kerugian di semester I-2020. Direktur Utama SMMT, Roza Permana Putra, menyatakan penjualan hingga Juni sudah melebihi 750 ribu ton, naik lebih dari 30 persen dibanding tahun lalu dan masih akan terus ditingkatkan.

"Komposisi penjualan domestik juga meningkat melebihi ekspor tahun ini. Bahkan sejak akhir tahun lalu, SMMT khususnya tambang di Sumatra mulai penetrasi ke pasar end-user, terutama PLTU dan pabrik-pabrik semen," lanjut Roza, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 25 Agustus 2021.

Roza mengakui, kinerja perseroan di 2020 sangat terdampak pandemi. Bahkan, harga sempat menurun tajam hingga kuartal ketiga 2020.
 
"Melihat keterbatasan suplai batu bara domestik dan tren kenaikan harga batu bara yang ada saat ini, perseroan akan terus menggenjot produksinya, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dan tetap menjaga efisiensi biaya," jelasnya.
 
Dia mengatakan, untuk 2021, perseroan diharapkan dapat meningkatkan volume produksinya hingga mendekati dua juta ton. Banyak faktor yang memengaruhi besarnya laba perseroan. Namun dengan melihat pencapaian kinerja di semester I-2021, perseroan optimistis akan dapat membukukan hasil yang lebih baik hingga penghujung 2021.
 
Rencana peningkatan produksi perseroan diharapkan dapat tercapai melalui perencanaan tambang yang optimal, peningkatan jumlah armada angkut, serta peningkatan produktivitas dan cycle-time.
 
"Dari sisi pemasaran sendiri, perseroan akan mengoptimalkan harga jual dengan memadukan HBA dan pasar spot, serta memperluas pasar ke pengguna akhir khususnya di pasar domestik," pungkasnya.